CONTOH SOAL
IMANUEL NELSON P.S.
XI IPS 3
17
Nama: Imanuel Nelson Putra Siagian
17
LUAS DAN VOLUME DAERAH YANG BERKAITAN DENGAN INTEGRAL BERSAMA CONTOH SOALNYA
A. Luas Daerah yang Dibatasi Kurva
Untuk menghitung luas daerah yang dibatasi suatu kurva dengan sumbu x dapat kita gunakan konsep integral tentu
Perhatikan Ilustrasi berikut
.
Misalkan kita diberikan gambar berikut,
maka luas adalah:
.
B. Volume Benda Putar
.
Perhatikanlah ilustrasi jika suatu bidang datar dirotasikan terhadap sumbu Y
satuan volume.
A. 1023π D. 121115π
B. 12215π E. 1423π
C. 12415π
Pertama, kita tentukan dulu titik potong kedua kurva dengan cara menyamakan fungsinya.
x=xy+2=y2y2−y−2=0(y−2)(y+1)=0
Diperoleh y=−1 atau y=2.
Dari gambar yang diberikan, daerah arsir terbatas pada interval [0,2].
Dengan demikian, volume benda putar yang terjadi dinyatakan sebagai berikut.
V=π∫20(x2atas−x2bawah) dy=π∫20((y+2)2−(y2)2) dy=π∫20((y2+4y+4)−y4) dy=π[13y3+2y2+4y−15y5]20=π(13(2)3+2(2)2+4(2)−15(2)5)=π(83+8+8−325)=π(40+240−9615)=18415π=12415π
Jadi, volume benda putar yang dimaksud sebesar 12415π satuan volume.
(Jawaban C)
Kurva x−y2+1=0
dapat ditulis menjadi y2=x+1. Bila kita gambar kurvanya yang berupa parabola terbuka ke kanan, beserta garis tegak x=−1 dan x=4, kita akan memperoleh gambar seperti berikut.
Daerah yang diarsir merupakan daerah yang dibatasi oleh kurva tersebut dan sumbu-X pada selang [−1,4].
Bila diputar mengelilingi sumbu-X sejauh 360∘, maka kita peroleh
V=π∫4−1y2 dx=π∫4−1(x+1) dx=π[12x2+x]4−1=π[(12(4)2+4)−(12(−1)2+(−1))]=π[(8+4)−(12−1)]=π(12+12)=1212πJadi, volume benda putar yang terbentuk adalah 1212π satuan volume.
(Jawaban D)
Titik potong dari kurva y=x2+1
dan y=x+3 dapat dicari dengan menyamakan fungsinya.
y=yx2+1=x+3x2−x−2=0(x−2)(x+1)=0
Diperoleh x=2 atau x=−1.
Sketsakan grafik dari y=x2+1 (parabola) dan y=x+3 (garis lurus) beserta arsiran daerah yang dimaksud.
Daerah yang diarsir berada pada selang [−1,2] yang akan menjadi batas integrasi.
Perhatikan bahwa kurva y=x+3 selalu berada di atas kurva y=x2+1.
Volume daerah itu bila diputar mengeliling sumbu-X satu lingkaran penuh kita nyatakan sebagai V.
V=π∫2−1(y2atas−y2bawah) dx=π∫2−1((x+3)2−(x2+1)2) dx=π∫2−1((x2+6x+9)−(x4+2x2+1)) dx=π∫2−1(−x4−x2+6x+8) dx=π[−15x5−13x3+3x2+8x]2−1=π[−15(25+(−1)5)−13(23−(−1)3)+3(22+(−1)2)+8(2−(−1))]=π[−335−3+9+24]=π[−335+30]=1175πJadi, volumenya adalah 1175π satuan volume.
(Jawaban A)
Soal Nomor 4
Daerah D terletak di kuadran pertama yang dibatasi oleh parabola y=x2, parabola y=4x2, dan garis y=4. Volume benda putar yang terjadi bila D diputar terhadap sumbu-Y adalah ⋯⋅
A. 3π C. 6π E. 20π
B. 4π D. 8π
Perhatikan sketsa gambar ketiga kurva yang diberikan berikut.
Daerah yang diarsir merupakan daerah D
yang akan diputar terhadap sumbu-Y sejauh 360∘. Terlihat bahwa daerah itu berada dalam interval [0,4].
Catatan: Jika pada soal tidak menginformasikan sudut putarannya, maka dianggap 360∘ atau satu putaran.
Perhatikan bahwa,
x2=y(x kanan)4x2=y⇒x2=14y(x kiri)
Dengan demikian, kita akan peroleh
V=π∫40(x2kanan−x2kiri) dy=π∫40(y−14y) dy=34π∫40y dy=34π[12y2]40=38π(42−02)=6π
Jadi, volume benda putar dari daerah D tersebut adalah 6π satuan volume.
(Jawaban C)
Gambarkan sketsa kurvanya terlebih dahulu seperti berikut.
Daerah yang diarsir merupakan daerah yang akan diputar terhadap sumbu-Y
.
Daerah tersebut terbatas pada absis titik potong kedua kurva dan dapat ditentukan dengan menyamakan kedua fungsinya.
y=yx2=2xx2−2x=0x(x−2)=0
Diperoleh x=0 atau x=2.
Jadi, daerah arsir berada pada selang [0,2].
[diputar terhadap sumbu-Y]
y=x2⇔x2=y
y=2x⇔x=y2⇔x2=y24
Perhatikan bahwa pada selang tersebut, kurva y=x2 selalu berada di atas kurva y=2x (cara
melihatnya: semakin ke kanan, artinya semakin ke atas) sehingga volume
benda putar yang terbentuk dinyatakan sebagai berikut.
V=π∫40(x21−x22) dy=π∫40(y−y24) dy=π[12y2−112y3]40=π[12(42−02)−112(43−03)]=π[8−513]=223
Jadi, volume benda putar yang terbentuk sebesar 223 satuan volume.
(Jawaban D)
sekian blog saya terimakasih